Sebagian besar penyakit memiliki gejala-gejala tertentu yang mudah dikenali, sehingga bisa secepat mungkin mengatasinya.
Akan tetapi ada juga beberapa penyakit yang tiba-tiba datang begitu saja tanpa menunjukkan tanda-tandanya, bahkan ada yang termasuk penyakit berbahaya.
Mungkin Anda menganggap sakit kepala biasa, tapi bisa saja itu merupakan gejala awal dari hipertensi. Sekilas tak ada bedanya bukan ? Lalu penyakit apa saja kah yang sulit diketahui gejala awalnya ? 7 Daftar Sehat akan memberikan infonya untuk Anda.
Penyakit Mematikan yang Sulit Dikenali Gejala Awalnya
Apakah Anda pernah mengalami masuk angin ? Bagaimana gejalanya ? Pasti mengetahuinya kan, lain halnya jika Anda mengalami penyakit berikut ini yang ternyata sangat sulit untuk mengetahui tanda-tandanya.
Mau tidak mau kita harus ekstra waspada apabila ada gejala yang aneh dalam tubuh dan segera memeriksakan diri ke dokter. Lalu apa sajakah penyakit tersebut ?
7. Osteoporosis
Osteoporosis atau kerapuhan tulang merupakan penyakit yang sering dialami lansia, baik pria maupun wanita sesudah menopause karena hormon estrogennya mulai berkurang. Hormon tersebut berguna untuk melindungi tulang dari osteoporosis.Walaupun begitu, Anda yang masih di usia produktif pun juga rentan terhadap osteoporosis. Pola hidup tak sehat, seperti merokok dan makanan tidak sehat dapat memicu penyakit ini.
Osteoporosis menyebabkan kekuatan tulang berkurang, bahkan dapat beresiko mengalami fraktura atau patah tulang ketika terjatuh, terutama di bagian pergelangan tangan, pinggul dan tulang belakang.
Dalam sebuah penelitian di negeri Paman Sam, sebanyak 53 juta warga Amerika menderita osteoporosis tanpa disadari dan mereka baru menyadari ketika kemampuan tulang tidak sekuat dulu.
Hal ini membuktikan bahwa penyakit ini tak ada gejala yang jelas, jadi kita harus tetap waspada.
Lalu bagaimana supaya kita terhidar dari osteoporosis ? Yakni dengan rutin berolahraga, tidak merokok, serta mengonsumsi makanan kaya vitamin d, kalsium dan magnesium.
6. Gagal Ginjal
Ginjal berbentuk seperti kacang berukuran, berjumlah dua dan terletak diTugas ginjal adalah untuk menyaring kotoran, zat sisa atau cairan berlebih di dalam darah yang kemudian dibuang menjadi urin atau keringat. Tidak hanya itu saja, ginjal juga mampu menormalkan tekanan darah manusia.
Namun ketika ginjal mengalami penurunan fungsi atau bahkan tidak berfungsi sama sekali, maka kotoran dan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan terus menumpuk dan berbahaya bagi kesehatan, kondisi inilah yang disebut penyakit gagal ginjal.
Penyakit ini memiliki gejala awal yang tidak terasa sama sekali. Akan tetapi ketika memasuki masa kronis, Anda akan merasakan gejalanya. Di fase kronis, ginjal dapat berpotensi mengalami gagal ginjal.
Gejala awal gagal ginjal yang bisa kita perhatikan antara lain :
1. Mual, muntah dan nafsu makan turun
2. Mulai cemas
3. Mudah lemas
4. Masalah tidur/insomnia
5. Mengalami kram dan penyakit syaraf lainnya
6. Pembengkakan di pergelangan tangan dan kaki
7. Sesak nafas dan nyeri dada
8. Buang air kecil terus menerus
Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat memicu penyakit lain seperti hipertensi. Walaupun berbahaya, tapi sebenarnya kita bisa mencegahnya sedini mungkin diantaranya menjauhi kebiasaan merokok, rajin berolahraga, tidak mengonsumsi makanan dengan pewarna makanan terlalu banyak serta perbanyak minum air putih minimal 8 gelas perhari.
5. Hepatitis dan Sirosis Hati
Hepatitis dan sirosis hati merupakan penyakit yang menyerang organ hati. Sirosis hati menyebabkan organ hati tidak berfungsi yang disebabkan oleh infeksi, virus, konsumsi obat-obatan dalam jangka waktu lama serta menurunnya sistem kekebalan tubuh.Biasanya, penyakit ini berkembang perlahan dalam beberapa tahun yang sering kali tidak menunjukkan gejala awalnya.
Baru ketika memasuki kondisi terburuk, penderita akan merasakan gejala seperti mudah lemas, terdapat memar, kulit terasa gatal, terdapat cairan yang menumpuk di perut, serta pendarahan pembuluh balik (vena) di esofagus (kerongkongan).
Sedangkan hepatitis merupakan peradangan di hati yang disebabkan oleh virus, racun, minuman beralkohol, infeksi serta tingkat kebersihan makanan dan lingkungan sekitar.
Penyakit ini dibagi menjadi 5 jenis berdasarkan virus yang menyerangnya, antara lain hepatitis A, B, C, D, dan E.
Selain itu, ada juga virus lain seperti virus mumps, rubella, hingga herpes yang menjadi penyebabnya.
Virus hepatitis menyebar melalui udara atau berhubungan badan dengan si penderita. Ketika anak-anak tertular virus memang tak ada gejala awalnya.
Namun setelah beberapa tahun, anak-anak tadi hingga orang dewasa akan merasakan gejala seperti berikut :
1. Urin berwarna hitam pekat
2. Kehilangan nafsu makan
3. Sakit perut
4. Demam disertai nyeri di bagian tubuh tertentu
5. Warna kulit dan mata mulai menguning
6. Penurunan berat badan
Menyentuh makanan tanpa mencuci tangan, sanitasi air yang buruk serta pengolahan makanan yang kurang matang disinyalir juga dapat menyebabkan hepatitis.
Berdasarkan data WHO, lebih dari 90% anak-anak yang tinggal di negara dengan tingkat sanitasi/kebersihan yang buruk berpotensi terkena hepatitis A.
4. HIV dan AIDS
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sejenis virus dari lentivirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
Virus ini memakan sel darah putih yang fungsinya untuk meningkatkan sistem imunisasi. Sehingga apabila ada seseorang yang positif terkena HIV maka dia akan lebih mudah terkena penyakit.
Tanpa pengobatan lebih lanjut, pengidap HIV diperkirakan hanya bisa bertahan selama 10 hingga 15 tahun karena sel darah putih tidak bisa mempertahankan dirinya dari virus ini.
Di fase inilah seseorang akan mengidap penyakit AIDS. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) muncul setelah virus HIV terlalu banyak memakan sel darah putih. Akibatnya jumlah sel darah putih sedikit dan melemahkan sistem imun.
Bagaimana seseorang bisa tertular virus HIV ? Umumnya virus ini ditularkan melalui hubungan seksual atau transfusi darah dengan penderita HIV, jarum suntik yang tidak steril serta bayi dari ibu yang positif mengidap HIV.
Virus ini tak menyebar melalui udara, air liur, urin atau keringat. Sehingga kita masih bisa bermain bersama si penderita HIV/AIDS.
Anda bisa memberikan motivasi lebih bagi mereka supaya tetap bersemangat menjalani hidup, karena penyakit ini tergolong ganas dan belum ditemukan obatnya.
Kabar yang cukup mencengangkan adalah Indonesia termasuk negara ketiga dengan penderita HIV terbanyak, yakni sekitar 640.000 orang. Sedangkan di urutan pertama dan kedua ditempati oleh China dan India.
Tentu hal ini menjadi pekerjaan kita bersama untuk mensosialisasi tentang HIV/AIDS ke masyarakat dan mengurangi jumlahnya yang rata-rata masih berusia belasan tahun.
3. Hiperkolesterolemia (Kolesterol Tinggi)
Bagi Anda penikmat makanan cepat saji atau daging, sebaiknya dikurangi konsumsinya sebab makanan tersebut sebagian besar mengandung lemak jahat yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Lemak jahat atau LDL yang terlalu banyak di tubuh menyebabkan seseorang mengalami Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi.
Kolesterol Tinggi merupakan kondisi di mana kadar kolesterol terlalu banyak di dalam darah. Sementara itu, batas normal kolesterol dalam tubuh antara 160-200 mg.
Umumnya, kolesterol terbagi menjadi dua yakni kolesterol LDL dan HDL. Kolesterol HDL disebut kolesterol baik karena melarutkan kolesterol jahat, yakni LDL.
Tingginya kolesterol dapat memicu penyakit berbahaya lainnya seperti diabetes, stroke hingga penyakit jantung.
![]() |
| Makanan cepat saji ternyata tinggi kolesterol jahat |
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Texas, AS mengatakan 1 dari 3 anak berusia 9 sampai 11 tahun terindikasi memiliki kolesterol tinggi di kemudian hari.
Kendati penyakit ini sering diderita oleh orang bertubuh gemuk, tapi sebanyak 35% orang berbadan kurus pun bisa berpotensi terkena penyakit ini. Tak muncul gejala secara signifikan menjadi kesulitan dalam mendeteksi penyakit ini.
Sebagai deteksi dini, Anda bisa memeriksakan kadar kolesterol total. Jika hasil yang didapat lebih dari 200 mg, maka Anda memiliki kolesterol tinggi. Lalu bagaimana cara mengurangi kolesterol berlebih ?
Diantaranya adalah mengonsumsi kolesterol HDL yang didapat dari makanan berserat karena efektif mengikat lemak jahat di dalam darah dan membuangnya melalui feses. Anda juga bisa menggunakan obat yang mengandung senyawa Atorvastatin.
2. Diabetes
Berbicara mengenai penyakit yang satu ini memang tak ada habisnya, hal ini karena diabetes menyandang gelar sebagai salah satu penyakit berbahaya saat ini. Diabetes melitus adalah penyakit di mana kadar gula darah seseorang sangat tinggi.
Tingginya gula darah disebabkan oleh organ pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin yang berfungsi untuk merubah gula dan lemak menjadi energi.
Penyakit ini dapat digolongkan menjadi dua, yakni tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh faktor genetika yakni kegagalan organ pankreas dalam menghasilkan insulin, tipe ini sering dialami anak-anak.
Sedangkan diabetes tipe 2 muncul dari lingkungan dan kebiasaan yang buruk, seperti mengonsumsi makanan tinggi kadar gula hingga makanan berlemak. Tipe 2 dimulai ketika insulin mengalami resistensi yang membuat sel tubuh gagal merespon kehadiran insulin, sehingga gula darah dan lemak tidak bisa dirubah menjadi energi.
Penyakit ini memiliki gejala yang hampir sama dengan penyakit lain, namun memiliki ciri-ciri khusus, antara lain :
1. Sering buang air kecil
2. Mudah lapar dan haus
3. Kehilangan berat badan
4. Mudah kelelahan
5. Nyeri lambung
6. Konsentrasi menurun
7. Penglihatan terganggu
8. Mudah terkena infeksi
9. Waktu penyembuhan luka yang lama
10. Mengompol ketika tidur
International Diabetes Federation (IDF) mencatat setidaknya terdapat 10,3 juta orang yang mengidap penyakit ini di tahun 2017. Data tersebut bisa diprediksi akan naik hampir sekitar 53,7% atau mencapai 16,7 juta di tahun 2045. Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke 6 sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak.
1. Hipertensi dan Jantung
Tahukah Anda, mengapa kedua penyakit ini termasuk penyakit mematikan di dunia ? Itu karena penyakit tersebut tidak menunjukkan gejala awalnya, sehingga banyak yang sudah mengalami komplikasi dan baru mengetahui bahwa dirinya terkena penyakit itu.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Biasanya penyakit ini dipicu oleh kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi makanan cepat saji, malas berolahraga, minuman beralkhohol serta terlalu banyak mengonsumsi garam yang pada akhirnya akan merusak organ ginjal.
Rusaknya ginjal inilah yang menyebabkan tekanan darah tidak stabil dan cenderung meningkat, kondisi tersebut dinamakan hipertensi.
Sementara itu, hipertensi juga berpotensi menyebabkan penyakit lain seperti stroke dan serangan jantung.
Berdasarkan data WHO di tahun 2015 menunjukkan bahwa sekitar 1,13 miliar orang di dunia mengidap hipertensi, sedangkan angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia sekitar 7,6 juta setiap tahunnya.
Oleh karena itu, hipertensi dan penyakit jantung sering disebut “the silent disease” atau si pembunuh yang diam.
BERIKUT DAFTAR PENYAKIT BERBAHAYA DENGAN GEJALANYA YANG SULIT DIKENALI :
1. Hipertensi dan Jantung
2. Diabetes
3. Kolesterol Tinggi
4. HIV
5. Hepatitis dan Sirosis Hepar
6. Ginjal
7. Osteoporosis
Referensi :
Wikipedia.com
Healthline.com
Mayoclinic.org
Medicalnewstoday.com
Sponsor
________________________________________
Paket Kalung Dan Gelang Kesehatan Alqolam
* Harga : Rp 1.249.000
* Free Shipping di Jakarta, Jawa Barat dan Banten
* Return Warranty 1 Minggu
Kalung Kesehatan yang terbuat dari batu tourmaline dan batu giok hitam yang mengandung mineral alami. Produk ini mengandung Far Infrared, Ion Negatif serta Bio Magnetik yang bisa di gunakan untuk terapi maupun menyembuhkan berbagai penyakit.
Fungsi :
1. Membantu mencegah pengentalan darah sehingga darah
2. Membantu meningkatkan kadar oksigen dalam darah
3. Mengurangi resiko terserang penyakit yang di akibatkan oleh radikal bebas
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
5. Membantu mengatasi masalah migrain serta sakit leher dan bahu
6. Membantu menstabilkan tekanan darah dan mengurangi tekanan Jantung
7. Membantu meregenerasi sel sel darah merah dengan sinar infra merah
8. Mengurangi kadar asam dalam tubuh atau menaikan PH tubuh.
BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA
Penyakit Mematikan yang Sulit Dikenali Gejalanya
4/
5
Oleh
Admin
















